MENGUKUR TENDENSI SENTRAL

Dalam membicarakan tendensi sentral, setidaknya kita akan mencari ukuran tengah dari data. Dengan mengetahui ukuran tengah tersebut diharapkan kita akan mendapatkan informasi yang penting untuk daar pengambilan keputusan yang rasional. Mengapa dikatakan rasional, lebih disebabkan kita memilih titik moderat dari alternatif yang tersedia, atau kita memilih titik moderat dari kepentingan yang berseberangan.

Seperti dalam kasus hubungan internasional, tatkala suatu negara  harus memilih antara mendukung sikap PBB dalam penyelesaian kasus Palestina atas agresi Israel atau membiarkan tindakan agresi, ada kecenderungan negara-negara yang tidak punya kaitan langsung, baik secara emosional maupun geografis cenderung akan memilih sikap moderat. Demikian halnya, tatkala bung Hatta harus merumuskan dasar politik luar negeri Indonesia ditengah berkecamuknya issue idiologisasi barat dan Timur, maka bung Hatta memilih sikap moderat, dengan bentuk rumusan politik luar negeri bebas aktif. Meski dalam batas tertentu, moderasi bukanlah pilihan yang terbaik dalam proses pengambilan keputusan. Dalam masalah nilai-nilai standar, penyimpangan dan pelecehan terhadap nilai tidak bisa hanya mengambil sikap moderat.

Mau belajar lebih jauh klik

http://www.4shared.com/document/ICPOimt9/MENGUKUR_TENDENSI_SENTRAL.html