ABSTRAK

Disusun oleh:
Surwandono dan Sidiq Ahmadi

Tujuan akhir dari penelitian ini adalah tersusunnya modul peningkatan kapasitas takmir Masjid sebagai agen resolusi konflik dalam menyelesaikan konflik social pasca terjadinya bencana alam, melalui beberapa aktivitas ; mengidentifikasi peran takmir masjid dalam kehidupan social di masyarakat, mengidentifikasi penilaian takmir masjid sebagai actor resolusi konflik di masyarakat, khususnya pasca bencana alam, mengidentifikasi nilai dan metode resolusi konflik social pasca bencana alam, dan mengembangkan modul peningkatan kapasitas takmir masjid sebagai agen resolusi konflik pasca bencana alam.
Pengambilan lokasi penelitian di Kabupaten Bantul, terkait dengan rawannya daerah Bantul sebagai daerah rawan bencana alam, khususnya gempa bumi, di mana ditemukan titik-titik lempengan yang sedang mengalami pergeseran, dan rawannya konflik social baik yang bersifat vertical dan horisontal pasca bencana alam, dalam mendistribusikan bantuan maupun pemetaan asset penduduk dan lembaga, seperti yang pernah dialami masyarakat Bantul pasca bencana Gempa bumi 27 Mei 2006. Untuk mendapatkan informasi yang valid, penelitian ini melakukan Focus Group Discussion untuk mengeksplorasi pengalaman yang berstruktur dari para para takmir masjid yang kemudian bisa digali untuk menyelesaikan konflik social pasca bencana alam.
Populasi penelitian ini adalah takmir masjid di 4 kecamatan di kabupaten Bantul, yang mengalami kerusakan terparah pasca bencana gempa bumi 27 Mei 2006, , dengan mengambil sampel penelitian dengan metode stratified random random sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penyebaran quisioner, wawancara mendalam dan focus group discussion kepada takmir masjid se-Kabupaten Bantul. Analisis data dilakukan dengan analisis statistika untuk melihat derajat pengetahuan dan pengalaman takmir masjid terhadap konsep dan metode resolusi konflik dalam menyelesaikan konflik social pasca bencana alam. Untuk menyusun modul peningkatan kapasitas takmir masjid sebagai actor resolusi konflik pasca bencana alam akan dilakukan penelitian pustaka untuk mengeksplorasi nilai resolusi konflik pasca bencana alam. Sedangkan untuk mengekplorasi nilai sosiologis dan historis, akan dilakukan penelitian terhadap buku-buku, film maupun dokumen di daerah lain sebagai referensi pembanding.