Disusun oleh:
Surwandono

ABSTRAK
Tujuan akhir dari penelitian ini adalah tersusunnya Buku institusionalisasi Fiqh Perbedaan dalam mendiskursuskan pemikiran keislaman liberal dan fundamental pada organisasi ekstra kampus berbasis Islam di Yogyakarta, melalui beberapa aktivitas ; mengidentifikasi spectrum pemikiran keislaman organisasi ekstra kampus berbasis Islam, mengidentifikasi penilaian sesama (peer assessment) organisasi ekstra kampus berbasis Islam dalam mensikapi perbedaan (akan dicapai di tahun pertama). Sedangkan untuk mengembangkan model institusionalisasi Fiqh Perbedaan dalam mendiskursuskan pemikiran keislaman berbasis Liberal dan Fundamental dengan menempatkan organisasi ekstra kampus sebagai agen diskursus pemikiran yang demokratis, menyusun Buku institusionalisasi fiqh perbedaan dan mensosialisasikan Buku institusionalisasi fiqh perbedaan ke organisasi ekstra kampus di Yogyakarta (akan dilaksanakan di tahun ke dua).
Pengambilan lokasi penelitian di Yogyakarta, terkait dengan pengalaman diskursus pemikiran keIslaman di organisasi ekstra kampus berbasis Islam dalam mendiskursuskan pemikiran Liberal dan Fundamental yang rentan dengan terjadinya kekerasan psikis dan fisik akibat kurangnya pemahaman dan pendalaman terhadap Fiqh Perbedaan. Untuk proses penyusunan model dan Buku insititusionalisasi fiqh perbedaan kepada organisasi ekstra kampus berbasis Islam di Yogyakarta akan dilakukan dengan konsultasi pakar, baik dalam proses penyusunan maupun strategi desiminasi dalam proses sosialisasi Buku.
Populasi penelitian ini adalah aktivis mahasiswa organisasi ekstra kampus, dengan mengambil sampel penelitian dengan metode purposive random sampling terhadap aktivis organisasi ekstra kampus di Yogyakarta.
Pengumpulan data untuk penyusunan model dan Buku dilakukan dengan melakukan studi analisis diskursus (wacana) terhadap tulisan dalam bulletin maupun buku-buku rujukan idiologis perkaderan untuk mengetahui metode mendialogkan antar pemikiran yang diametral, wawancara mendalam dan diskusi melalui focus group discussion kepada aktivis organisasi ekstra kampus, maupun pakar organisasi ekstra kampus.